Tinjau Huntara dan Pengungsi, Tanam Kelapa Penahan Tsunami

8
BERBAGI

LAMPUNG.KABARDAERAH.COM, LAMPUNG SELATAN —– Gerak cepat. Itulah yang dilakukan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, usai dilantik Presiden Joko Widodo.

Setelah Banten dan Jawa Barat, Kepala BNPB mengunjungi pengungsi dan lokasi terdampak bencana tsunami pascaerupsi Gunung Anak Krakatau Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Minggu (13/1/2019).

Menggunakan helikopter BK-117 milik BNPB, setibanya di Lamsel sekitar pukul 08.10 WIB, Kepala BNPB dan rombongan yang disambut oleh Peaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lamsel Fredy SM, langsung bergerak meninjau penampungan pengungsi di Wisma Atlet dan eks Hotel 56, Kalianda.

Disana, dia berdialog dengan warga pengungsi penyintas tsunami yang mayoritas berasal dari Pulau Sebesi. Kepada mereka, disaksikan Plt Bupati dan Sekda, Doni berjanji akan segera memfasilitasi pengungsi yang rerata bermata pencaharian sebagai nelayan.

“Pak Bupati nanti segera buatkan proposalnya, biar kami (BNPB) bisa bantu perlengkapan untuk melautnya. Seperti perahu, jaring, pancing dan lainnya,” ujar mantan Komandan Paspampres ini.

Dari sana, rombongan lalu bertolak ke Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, salah satu wilayah terdampak terparah bencana tsunami Selat Sunda.

Di desa pesisir kaya sumber daya hayati nan mempesona, menghadap langsung ke arah Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda ini, Kepala BNPB dan Plt. Bupati Lamsel secara simbolis melakukan penanaman pohon kelapa di bibir pantai, sebagai tanaman penahan gelombang tsunami.

“Bila ombak laut pasang atau terjadi tsunami, air yang membawa sampah akan terhalang, sehingga kecepatan air pun jadi berkurang. Dengan ini (pohon) mudah-mudahan ke depannya bisa mengurangi korban jiwa maupun materi,” kata Doni.

Sudah seharusnya, lanjut Doni, di sepanjang daerah pesisir pantai tidak dibangun pemukiman penduduk, mengingat wilayah itu termasuk zona rawan bencana tsunami dan longsor.

“Penanaman pohon ini pembangunan infrastruktur alam jangka panjang untuk daerah pesisir. Kita bisa pilih jenis pohon yang cocok dengan endemik setempat. Penanaman pohon di bibir pantai bisa dianggarkan dengan menggunakan Dana Desa,” katanya.

Usai menanam pohon, Doni juga melihat dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi warga Kunjir.

Setelahnya, baru rombongan bergerak kembali ke Rumah Dinas Bupati untuk transit sebelum kembali ke Jakarta.

Turut mendampingi, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Prof Ir Dwikorita Karnawati, M.Sc Ph.D, pejabat Kementerian ESDM Supartoyo, beberapa pejabat BNPB.

Selain itu, Danrem 043/Gatam Kolonel TNI (Kav) Erwin Djatniko S.Sos, Kepala BPBD Lampung, Kepala BPBD Lamsel Ketut Sugiarte, Dandim 0421/LS Letkol TNI (Kav) Robinson, Kasi Ops Korem 043/Gatam Letkol TNI (Arh) Farish ST MT, dan Wakapolres Lamsel Kompol Listyono Dwi Cahyono. KD.BE. Red /Mzl.