Deklarasi Tolak Terorisme dan Radikalisme di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung

299
BERBAGI
Deklarasi Tolak Terorisme dan Radikalisme di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung

LAMPUNG.KABARDAERAH.COM — Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo bersama Pabung Mesuji Dim 426 Tuba Mayor Arh Wahyudi Silaturahmi beserta Tabligh Akbar dan dilanjutkan deklarasi menolak terhadap aksi-aksi terorisme di Ponpes Al Ghazali diDesa Jaya Sakti Kecamatam Simpang-Pematang Kabupaten Mesuji Pada Hari Sabtu(26/5/18) pkl.18.45 Wib.

Kegiatan sulaturahmi dan Tabligh Akbar serta deklarasi di prakarsai dan dilaksanakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mesuji bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al Ghazali Desa Jaya Sakti Kecamatan Simpang Pematang.

Pada acara ini dihadiri Kapolres AKBP. Edi Purnomo,SH,S.Ik,MM. Pabung Mesuji Mayor Arh Wahyudi Dim 426 Tuba. Wakapolres Kompol Hendriansa,SH,AKP. Denis Arya,SH Kasat Reskrim Res Mesuji. H.Darul Alipi,S.Ag,MM kamenag Kabupaten Mesuji. Baginda Harahap kabid Kesbangpol Mesuji. KH.Syukri Ghozali Syam Pengasuh Ponpes Al Ghazali Jaya Sakti. Ust.H.M Husni Fadil,S.Pd Ketua MUI/FKUB Mesuji. Hj.Neliwati Wakil Ketua TP.PKK Mesuji. Darwis,A.Md Camat Simpang Pematang. Ustadz H.Abdul Karim Mahfud,S.PdI,M.sy Ketua NU Kab Mesuji. Para Kepala Desa Sekecamatan Simpang Pematang. Pengurus MUI Kab Mesuji,MUI Kecamatan Simpang-Pematang. Para tokoh agama. Pemuda Kab Mesuji. Suharyanto,S.Pd Perwakilan Umat Khatolik. I Made Sudarmaya perwakilan Umat Hindu. Perwakilan umat Budha,Drs.Sudirman S Perwakilan Umat Kristen dan Undangan lainnya beserta -+200 Orang Masyarakat ikut meramaikan acara ini.

Sambutan ketua MUI/FKUB Mesuji,Bahwa kegiatan ini dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan yg terjadi di Indonesia yang saat ini marak terjadi dan sekaligus kita melaksanakan kegiatan Sholat Isya dan Tarawih bersama.Selaku ketua panitia kegiatan dan juga sekaligus Ketua FKUB dan MUI menyampaikan terimakasih kepada yang hadir dalam kegiatan ini.

Bahwa ahir-ahir ini begitu banyak kejadian terkait dengan teroris yang memakan banyak korban,oleh karena itu kami selaku FKUB dengan ini menyampaikan bela sungkawa yg sedalam-dalamnya atas musibah yg terjadi kepada para korban bom,Meminta kepada aparat penegak hukum utk menindak tegas aksi aksi teror yang terjadi di negeri ini.harapnya

Kepada seluruh warga umat beragama untuk tetap tenang namun tetap waspada,FKUB mengutuk keras atas aksi-aksi teror yang terjadi dan kepada warga agar melaporkan setiap kejadian sedini mungkin kepada aparat desa serta aparat keamanan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan antara umat seagama dan antar umat beragama di kabupaten Mesuji.

Munculnya aksi-aksi radikal disebabkan oleh minimnya pengetahuan Agama dan di Kabupaten Mesuji Kerukunan umat beragama patut di acungi jempol krna bisa menjaga kerukunan antar umat beragama.tuturnya ketua MUI atau FKUB

Mari kita tingkatkan toleransi antar umat beragama,agar kedamaian tetap terjaga dan saling memberikan warna masing masing.Mudah-mudahan kegiatan semacam ini akan terus berkesinambungan tidak hanya berhenti di sini.Pungkasnya Kabid Kesbangpol Baginda Harahap

AKBP.Edi Purnomo, SH,S.Ik,MM, menyampaikan,Bahwa saat ini kami dari polres Mesuji sedang menggiatkan patroli serta silaturahmi dengan Masyarakat dan pada tanggal 1 Juni 2018 rencananya kapolda Lampung akan berkunjung ke Mesuji,Insha Allah nanti akan kita arahkan ke ponpes Al Ghazali.Kepada Ketua MUI dan FKUB yg telah melaksanakan kegiatan ini dan sebuah kebanggaan bagi kami khususnya Polres Mesuji kepada FKUB atas terlaksnanya kegiatan ini.

Bahwa aksi-aksi radikal yang terjadi akhir-akhir ini di negeri kita tadak hanya dilakukan salah satu umat namun dari umat lain pun ada yang garis keras.Kepada pengurus pondok pesantren Al Ghazali teruslah berperan utk memperbaiki umat agar generasi muda tidak salah dalam memahami arti jihad yg sesungguhnya.Lanjutnya

Perbedaan adalah rahmat,teruslah jaga perbedaan ini agar menjadi warna tersendiri dan kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dengan berbagai agama bisa menjaga kerukunan umat beragama.Bahwa seluruh agama mengajarkan kebaikan dan tidak satu agamapun yang mengajarkan kekerasan.Kepada Pemerintah desa beserta kecamatan untuk bersama-sama menjaga situasi di kabupaten Mesuji.harapnya

Deklarasi FKUB terkait penolakan aksi radikal dan terorisme dibacakan oleh Ketua FKUB Ustad H.M Husni Fadil,S.Pd. diikuti oleh perwakilan Umat beragama, yang berisi:

1.KAMI MASYARAKAT KAB. MESUJI DENGAN INI MENYATAKAN SETIA DAN TAAT KEPADA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UUD 1945.

2.MASYARAKAT KAB. MESUJI MENOLAK SEGALA BENTUK TINDAKAN KEKERASAN, TERORISME DAN RADIKALISME. KARENA KEKERASAN ADALAH TINDAKAN YANG SANGAT TIDAK DI BENARKAN SETIAP AGAMA.

3.BAHWA TERORISME DAN RADIKALISME ADALAH MUSUH SEMUA UMAT BERAGAMA

4.MASYARAKAT KAB. MESUJI BERSATU MELAWAN TERORISME DAN RADIKALISME, TETAP SELALU MENJAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA.

5. KAMI JUGA MENDUKUNG PENUH UPAYA APARAT PENEGAK HUKUM BAIK PIHAK KEPOLISIAN,TNI DAN PIHAK KEJAKSAAN.

6. KAMI JUGA MENGUTUK KERAS SEGALA MACAM BENTUK AJARAN KEKERASAN DAN UJARAN KEBENCIAN.

7. JEMDRAL SUDIRMAN BERPESAN KALAU KITA INGIN MENANG KITA HARUS KUAT,INGIN KUAT KITA HARUS BERSATU,INGIN BERSATU HIDUPKAN SILATURAHMI.

( MUI /FKUB KAB. MESUJI)

( USTADZ H M HUSNI FADIL,S.Pd)

Tausiyah dan Tablig Akbar sekaligus doa oleh KH.Syukri Ghozali Syam selaku pengasuh Ponpes Al Ghozali Desa Jaya Sakti,yang intinya Tema Tausiyah Bahwa Islam Tidak Radikal dan Islam Bukan teroris.

Dari tema diatas bahwa sesungguhnya Islam itu menjadi agama rahmatan lil ‘alamin bagi semua alam.Rahmat akan diberikan oleh Allah kepada kita adalah dengan ucapan dan prilaku yang baik.Bahwa semua agama mengajarkan kebaikan dan agama melindungi umatnya.Bahwa negeri ini bukan negara islam saja namun di huni oleh berbagai macam agama dan mari kita bersama sama utk saling bahu membahu utk menjaga NKRI dari rong-rongan para teroris dan aksi-aksi radikal yang saat ini terjadi di negeri ini.

Bahwa dalam Islam mengajarkan segala kebaikan sebagaimana yang sudah di contohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW,oleh karnanya mari kita bersatu antar umat beragama untuk melawan aksi-aksi teror dan radikal.Bahwa negara ini sudah mengesahkan 6 agama oleh karnanya mari bergandengan tangan untuk saling melindungi dan menjaga sesama umat beragama.

Jika memang negara ini akan di rong-rong oleh orang-orang yang melakukan aksi-aksi teror dan radikal untuk menghancurkan negeri ini maka saya Syukri Ghozali syam siap untuk tampil didepan untuk membela NKRI.Kepada Umat yang beragama lain ayok mulai malam hari ini kita saling bergandengan tangan untuk bersatu dalam damai dan damai dalam persatuan.pintanya

KH.Abdul Karim Mahfud,Bahwa Indonesia bukan negara Darul Islam akan tetapi Indonesia adalah Negara Darusaalam artinya negara yg memberikan keselamatan bagi semua umat tanpa membedakan agama dan negara ini dibangun oleh persatuan dan kesatuan umat beragama yang ada.Soal toleransi mari kita bangun bersama dan Mesuji siap menjadi garda terdepan untuk menolak segala bentuk teror dan aksi-aksi radikal dan NU siap menjadi pengawal dan mari kita dukung pemerintah untuk bersama-sama menjaga NKRI.ujarnya

Setelah selesai acara tersebut,dilanjutkan Buka Puasa bersama-sama lalu Sholat Isya dan terawih bersama-sama bagi Agama Islam.Meskipun diguyur hujan yang tidak kunjung henti namun semangatnya Masyarakat bersama-sama mengikuti acara ini dan acara ini berlangsung damai dan hikmat. (KD/BE-11)