ADD Gedung Karya Jitu Tulang Bawang Fokus Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat

240
BERBAGI
ADD Gedung Karya Jitu Tulang Bawang Fokus Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat

LAMPUNG.KABARDAERAH.COM — Alokasi Dana Desa adalah, anggaran keuangan yang diberikan pemerintah kepada desa, yang mana sumbernya berasal dari Bagi Hasil Pajak Daerah serta dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat Dan Daerah yang diterima oleh kabupaten. Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 37 tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa di dalam Pasal 18 menyatakan bahwa, “Alokasi Dana Desa berasal dari APBD Kabupaten / Kota yang bersumber dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten / Kota untuk desa paling sedikit 10 % (sepuluh persen).

Sedangkan Dana desa adalah, dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa, yang ditransfer melalui anggaran belanja daerah kabupaten/kota. Dana ini digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Dana desa di alokasikan dari APBN berdasarkan Pasal 72 Ayat 1 Huruf b UU No 6/2014 tentang Desa.

Tujuan pemerintahan Pusat memberikan Dana Desa pada prinsipnya adalah, untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa melalui peningkatan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan.

Hal ini sesuai dengan substansi dari Undang-Undang Desa No 6/2014 untuk memberikan otonomi yang lebih besar kepada desa agar dapat menjadi mandiri.

Pengertian dan tujuan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tersebut diatas, telah dibuktikan dan terealisasi dengan baik pada tahun sebelumnya di Kampung gedung karya jitu, Kabupaten Tulang Bawang. di tahun 2018 ini, Desa/Kampung setempat berencana akan memanfaatkan Dana Desa untuk menambah aset Desa/Kampung dan menambah fasilitas Desa/Kampung dengan berbagai pembangunan fisik.

Sekretaris Desa/Kampung gedung karya jitu Kabupaten Tulang Bawang, reza saat ditemui diruang kerjanya kepada kabardaerah.com, rabu, (23/05/18) menjelaskan rencana pengelolaan Dana Desa(ADD) baik yang bersumber dari APBN maupun yang bersumber dari APBD untuk pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

“Di tahun anggaran 2018 ini, jumlah pagu anggaran ADD dan DD atau Pendapatan Kampung secara keseluruhan dalam satu tahun sesuai APBKam sebesar Rp.1.574.65.326,- , dan dari jumlah anggaran tersebut rencana akan dialokasikan untuk bebera,seperti contoh belanja kampung RP.1.564.210.326,- sunplus RP.10.440000, penyenggaraan pemerintah kampung RP.619.595.200.-Pembinaan -kemasarakatan,RP.49.680.000, penerimaan pembiyayaan silpa 2017,RP 19.649.918,- pengeluaran pembiyayaan penyertaan modal bumkam,RP.30.000,000.- pelaksanaan pembangunan kampung.RP.788.436.895.-pembedayaan MASARAKAT.RP.106.498.231. (KD/BE-12)