Danmentarlat Latsitardanus XXXVIII 2018 Tinjau Lokasi Karya Bhakti

317
BERBAGI
Danmentarlat Latsitardanus XXXVIII 2018 Tinjau Lokasi Karya Bhakti

Serang, KD — Komandan Mentarlat Latsitardanus XXXVIII/2018 Kolonel Marinir Umar Farouq bersama Paban Opsdik Akademi TNI Kolonel Inf Erwansyah meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan para Taruna dan Taruni yang tergabung dalam Latsitardanus XXXVIII/2018 di provinsi Banten.

Kali ini Danmentarlat bersama Paban Opsdik Akademi TNI meninjau kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan oleh Yontarlat-3/Elang Kompi 4 yang dipusatkan di Kelurahan Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Rabu (25/4). Kedatangan kedua pejabat ini diterima oleh Camat Tunjung Teja H. Tarkul Wasyit di kantor kecamatan, dilanjutkan peninjauan ke lokasi karya bhakti.

Adapun kegiatan fisik yang dilaksanakan di lokasi ini yaitu pembangunan rumah tidak layak huni sebanyak 5 unit, pengecatan kantor desa dan rehab masjid serta melaksanakan kerja bhakti bersama masyarakat setempat.

Pada kesempatan ini Danmentarlat dan Paban Opsdik Akademi TNI meninjau pekerjaan pembangunan rumah tidak layak huni milik ibu Arsah dan ibu Parsah yang sudah rampung 90% dikerjakan. Selain itu juga mengunjungi rumah ibu Eem, salah satu rumah orang tua asuh dimana para Taruna/Taruni menginap selama pelaksanaan Latsitardanus. Sebanyak 49 Taruna dan Taruni dari tiga Akademi Angkatan, Akpol, IPDN dan mahasiswa melaksanakan karya bhakti di lokasi ini.

Menurut Danmentarlat Kolonel Marinir Umar Farouq, kegiatan peninjauan ini dilaksanakan pada setiap Kompi di masing-masing Yontarlat secara bergantian untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kegiatan fisik maupun non fisik yang telah dilaksanakan. Selain itu juga untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi pada satuan bawah.

“Apalagi akhir-akhir ini cuaca sering hujan yang secara langsung mempengaruhi pelaksanaan pembangunan fisik, bahkan di Cilegon hari ini terjadi banjir, ini harus meningkatkan kewaspadaan kita baik personel maupun materialnya”, kata Danmentarlat Kolonel Marinir Umar Farouq saat peninjauan. (Angga Putra)